4 Cara Mudah Untuk Mempercepat Loading Pagetime Website


Kecepatan dari website tentunya menjadi hal yang paling penting agar dapat menarik pengunjung. Terlebih, jika website tersebut aman dan selalu dapat diandalkan. Namun, bagaimana caranya? Melalui artikel ini, kita akan mempelajari cara mudah untuk mempercepat website yang diawali dengan alasan mengapa Anda harus mempunyai website yang cepat.

Untuk menghadapi era percepatan saat ini, semua orang tentunya ingin sesuatu yang menarik tapi bisa didapat secara cepat dan instan. Jika tak mampu memenuhi setidaknya dua syarat tersebut, bisnis yang Anda jalankan mungkin tidak akan selancar seperti yang diharapkan. Mengingat website adalah salah satu elemen penting untuk menjangkau para pelanggan hingga meningkatkan penjualan, sudah jelas bahwa Anda membutuhkan website yang cepat dan aman supaya ketika pengunjung Anda melakukan suatu pembelian, mereka akan merasa aman dan terbantu tanpa mengalami masalah yang berarti.

Fakta Kecepatan Website

Sebelum memahami cara mempercepat website, Anda perlu mengetahui terlebih dulu beberapa fakta yang dilansir dari NeilPatel.com dan berbagai sumber berikut agar bisa memahami kenapa Anda harus mempelajari cara mempercepat website:

Kurang lebih 73% pengguna internet bermasalah dengan website yang lambat.

Tidak sedikit pemilik website yang meremehkan loading pagetime di atas 3 detik. Padahal, angka inilah yang menjadikan 40% alasan mengapa pengunjung website memutuskan untuk meninggalkan website yang sedang mereka tuju.

Time is moneywebsite yang lebih lemot dapat mengurangi conversion rate hingga 7% setiap 1 detiknya.

Rata-rata waktu yang digunakan untuk membuka suatu halaman website yaitu sekitar 3.21 detik. Jauh lebih lama dari durasi yang dianjurkan.

Loading halaman web yang cepat dirasa sangat penting oleh 52% pembeli online untuk mempertahankan loyalitas mereka terhadap website.

Waktu normal yang rela dihabiskan oleh setidaknya 47% pengunjung website untuk menunggu loading halaman website yaitu sekitar 2 detik.

Sekitar 90% pengguna ponsel meninggalkan website ketika menunggu loading halaman hingga 5 detik.

Bagaimana, kecepatan website ternyata bukan masalah sepele bukan? Entah sebagai personalblogger, pengembang website, ataupun pemilik bisnis yang turut mengelola website, Anda juga perlu untuk memastikan kenyamanan para pengunjung dengan menyiapkan website yang aman dan juga dapat diakses dengan cepat. Simak penjabaran mengenai cara mempercepat website berikut ini.

Cara Mempercepat Website

Inilah kunci yang bisa mengantarkan Anda pada kecepatan website yang lebih tinggi. Siapa pun Anda, jika membahas tentang cara mempercepat website, Anda tak perlu untuk menjadi seorang IT handal agar dapat melakukannya. Hal yang Anda perlukan yaitu kemauan untuk belajar, perangkat untuk mengatur website, serta koneksi internet. Setelah itu, mari kita bahas cara mempercepat website satu per satu.

Tapi sebelum itu Anda perlu mengecek terlebih dahulu seberapa cepat website Anda di GTmetrix atau Google Page Speed Insights. Jangan senang dulu jika Anda melihat angka yang tinggi, karena nilai 100/100 memang agak tidak realistis. Tapi sebaliknya, Anda juga tak boleh pesimis jika nilai yang ditunjukkan kurang memuaskan.

Baca Juga : Tingkatkan Pеrfоrmа Blog/Website Dеngаn Gооglе Pagespeed Inѕіght

1. Pilihan Hosting

Apakah hosting memengaruhi kecepatan website juga? Tentu saja, karena kecepatan hosting dapat memengaruhi peningkatan peringkat SEO hingga nilai penjualan bisnis online milik Anda. Oleh karena itu, Anda harua meningkatkan standar kecepatan di semua server cloud hosting dengan hardware Intel Xeon Gold terbaru, LiteSpeed Cache, NVMe SSD U.2, dan berbagai teknologi optimasi terkini.

2. Tema Website

Anda juga perlu untuk memilih tema yang tepat supaya dapat menghindari durasi loading page yang lambat. Gunakan tema website yang responsif dan ringan tapi tetap terlihat rapi. Sesuaikan tema dengan tujuan website Anda dan ingat, less is more. Berikut ini ada beberapa tema rekomendasi Reyseo yang dapat di terapkan pada website Anda.

  • Divi

Divi sepertinya sudah menjadi tema favorit yang seringkali digunakan oleh para pemilik berbagai jenis website. Sudah dikembangkan sejak Mei 2014, saat ini Divi sudah diperbarui hingga Divi versi 4.0. Keunggulan tema yang satu ini yaitu kemudahan untuk mengatur halaman website hingga kecepatannya dapat merespon pengunjung website. Anda dapat mendapatkan tema Divi dengan mengirimkan tiket ke Ninja Support setelah melakukan pembelian paket hosting minimal Warrior untuk satu tahun.

  • Twenty Twenty

Sama seperti di tahun-tahun sebelunya, WordPress selalu memperbarui tema default-nya. Ini adalah tema bawaan WordPress di tahun 2020. Jadi Anda dapat menggunakan tema dengan tampilan sederhana ini jika ingin tema yang simpel dan up-to-date.

  • Astra

Tema ini sangat cocok bagi Anda yang menggunakan website sebagai halaman untuk memajang hasil karya ataupun portfolio. Astra menawarkan kecepatan website lebih tinggi dengan menyediakan tema dengan ukuran kecil namun tetap dapat terlihat fungsional dan menarik. Selain digunakan sebagai blog pribadi, Astra juga cocok untuk Anda gunakan sebagai halaman utama toko online dengan menggunakan plugin WooCommerce.

  • Hestia

Hestia terlihat lebih kompleks daripada Astra, karena tema yang satu ini lebih cocok digunakan untuk membangun citra yang profesional. Tema ini cocok digunakan jika Anda hendak membuat website untuk bisnis startup, bisnis kecil, agensi, e-commerce hingga profil seorang freelancer. Kelebihan tema Hestia yaitu desain yang modern dan juga kompatibel dengan page builder Elementor Pro, Anda pun bisa mendapatkan page builder ini melalui pembelian paket hosting minimal Warrior selama setahun.

3. Optimasi Ukuran Gambar

Setiap artikel yang Anda unggah selalu memerlukan gambar agar semakin mudah teroptimasi oleh SEO. Usai menggunakan tema yang tepat, jangan lupa untuk melakukan optimasi juga terhadap gambar yang Anda unggah. Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk memperkecil gambar;

  • Manual

Cara ini dapat Anda lakukan sendiri dengan memperkecil ukuran piksel ataupun meng-compress gambar yang diunggah ke artikel. Anda dapat menggunakan beberapa tools seperti Tiny JPG untuk memperkecil gambar, aplikasi PhotoScape untuk mengurangi ukuran piksel gambar, ataupun fitur edit foto yang dimiliki oleh WordPress. Berikut ini adalah langkah yang dapat Anda terapkan untuk mengurangi ukuran piksel gambar pada WordPress.

  • Pilih “Media” di menu halaman utama WordPress Admin. Selanjutnya Anda akan diarahkan pada kumpulan gambar yang sudah Anda unggah sebelumnya. Pilih foto yang hendak diperkecil.
  • Pada sebelah kanan atas adalah informasi terkait gambar yang ditampilkan. Pada contoh ini ukuran asli dari gambar yaitu 1 MB dan memiliki dimensi 1440×697. Klik “Edit Image.”
  • Ubahlah angka dimensi di kanan atas, lalu Anda klik “Scale.” Kita akan mengubah angka 1440×697 menjadi 600×290 pada gambar ini. Setelah itu, jangan lupa klik tombol “Save” yang terletak di bawah gambar.
  • Selesai! Jika Anda lakukan dengan benar, sekarang ukuran gambar dalam artikelmu pastimya sudah semakin kecil.
  • Otomatis

Cara otomatis ini sangatlah membantu Anda untuk mengoptimasi gambar. Tapi sebelum itu, pastikan website Anda sudah menggunakan plugin LiteSpeed Cache yang sudah teraktivasi. Disebut otomatis karena Anda hanya perlu untuk mengirimkan satu kali permintaan optimasi gambar ke pusat LiteSpeed, setelah itu gambar yang ada pada website Anda telah teroptimasi secara otomatis. Berikut ini yaitu cara mempercepat website menggunakan image optimization melalui LiteSpeed Cache yang bisa Anda pelajari:

  • Kunjungi halaman utama WordPress Admin. Arahkan kursor ke menu LiteSpeed Cache, lalu pilih Image Optimization.
  • Klik Send Optimization Request lalu Anda hanya perlu menunggu hingga gambar pada website Anda selesai dioptimization.
  • Ini adalah laporan yang dapat Anda cek setelah gambar pada website Anda sudah teroptimasi. Jika Anda ingin mempercepat proses optimisasi, Anda juga dapat mengambil sendiri hasil gambar dengan mengklik “Pull Images” seperti pada gambar di bawah.

4. Lakukan Pembaruan Sistem CMS secara Berkala


Jika menggunakan WordPress, mungkin Anda sering melihat pemberitahuan ini pada halaman utama CMS. Jangan terlalu sering menghiraukan pemberitahuan ini. Tapi jika Anda sedang tidak terburu-buru, coba luangkan waktu sejenak untuk melakukan pengecekan terhadap plugin aktif di website Anda, karena pembaruan sistem dan plugin juga dapat memengaruhi kecepatan pada website.

5. Gunakan Widget Seperlunya

Sama seperti tema pada website, slogan less is more juga dapat Anda terapkan dalam penggunaan widget pada website. Anda tak perlu menaruh semua widget hingga website Anda terlihat penuh, karena hal tersebut dapat merugikan kedua belah pihak, baik website ataupun pengunjung, karena mereka akan kesulitan untuk mengakses konten pada website. Selain itu, Anda tak perlu melakukan embed ke media sosial milik Anda, cukup dengan melampirkan logo yang disertai link ke media sosialmu.

Kesimpulan

Itulah cara untuk mempercepat website yang dapat Anda terapkan pada website. Selain kecepatan, keamanan website dan konten yang berkualitas juga dapat menjadi faktor penting yang menjadi alasan peningkatan jumlah pengunjung di website Anda. Hal lain yang tak kalah penting yaitu pemilihan provider hosting, pastikan website Anda menggunakan cloud hosting yang sudah super cepat sehingga kecepatan hosting website tak lagi menjadi masalah untuk Anda dan Selamat mencoba!

No comments for "4 Cara Mudah Untuk Mempercepat Loading Pagetime Website"